![]() |
| Sumber Foto : Gemercik Media |
Gemercik News- Tasikmalaya (24/01) Rektor Universitas Siliwangi Prof. Dr.
H. Rudi Priyadi, Ir., M. S. Memberikan sambutan di acara “Penanaman dan
Pemeliharaan Pohon Selama Hidup” agar pada hari ini yang mengikuti penanaman
dapat membuat sejarah di kampus baru Universitas Siliwangi Desa Mugarsari
Kecamatan Tamansari.
“Hari ini kita akan buat sejarah. Nanti, 20-30 Tahun tanaman yang kita
tanam sekarang akan memberikan manfaat dan memberikan kontribusi pada kehidupan
selanjutnya,” ujar Rektor Universitas Siliwangi dalam sambutannya pada
pembukaan penanaman pohon.
Acara “Penanaman dan Pemeliharaan Pohon Selama Hidup” yang mengusung
tema Unsil Berbakti untuk negeri melalui gerakan tanam dan pelihara
pohon selama hidup merupakan program yang berawal dari intruksi
Presiden RI kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Badan Pengelolaan Daerah Aliran
Sungai Seluruh Indonesia yang disampaikan kepada Rektor Perguruan Tinggi di
Indonesia.
Di Universitas Siliwangi sendiri, Rektor menunjuk Fakultas Pertanian
sebagai pelaksana program. Adapun panitianya terdiri dari perwakilan dosen dan
mahasiswa Fakultas Pertanian serta dibantu perwakilan dari BEM dan BLM
Universitas Siliwangi.
Koordinator pelaksana penanaman dan pemeliharaan tanaman selama hidup, Dr.
Dedi Natawijaya, Drs., M. S. mengungkapkan bahwa penanaman ini adalah awal dari
langkah pemeliharaan terhadap lingkungan yang harus dilanjutkan dengan kegiatan
lain seperti pemupukan dan penyulaman.
“Acara kali ini tujuannya bukan hanya sekadar menanam saja, melainkan kita juga
mengenalkan kepada masyarakat betapa pentingnya penghijauan untuk kehidupan
kita di masa yang akan datang,” tutur Dr. Dedi Natawijaya, Drs., M. S. saat
ditemui langsung di tempat penanaman.
Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M. S. juga menyatakan bahwa kampus baru ini
akan diberikan Ruang Terbuka Hijau sebesar 50% dari luas kampus baru yang
berkisar 30 hektar. Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M. S. juga menyatakan
nantinya Unsil akan menjadi kampus yang dikenal sebagai Green Campus yang
berkualitas.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M. S. juga mengajak agar
setelah acara ini, yang mayoritas pesertanya adalah Fakultas Pertanian untuk
menjadi contoh dan model dari gerakan menanam pohon ini. Bahkan, Prof. Dr. H.
Rudi Priyadi, Ir., M. S. menyarankan dan kalau perlu diberikan SK agar
mahasiswa menanam 5-10 pohon selama dia kuliah di Unsil untuk kehidupan di masa
yang akan datang.
![]() |
| Sumber Foto : Gemercik Media |
“Setelah penanaman di kampus ini, nantinya kampus ini bukan
kampus yang hanya sekadar hijau. Namun kampus ini akan memberikan lingkungan
bersih, nyaman, dan khususnya bermanfaat bagi masyarakat kampus dan
sekitarnya,” sambung Prof. Dr. H. Rudi Priyadi, Ir., M. S. dalam sambutannya.
Kemudian, tambahan dari Dr. Dedi Natawijaya, Drs., M. S. menyatakan bahwa
penempatan tanaman hasil penanaman ini nantinya akan disesuaikan dengan side
plan dengan penataan bangunan dan bernilai seni. Nantinya, hasil
penanaman yang akan menjadi Ruang Terbuka Hijau ini akan tersebar dalam
beberapa bagian.
“Harapan saya setelah ini, Unsil harus punya rencana ke depan untuk
melanjutkan langkah pemeliharaan selanjutnya,” sambung Dr. Dedi Natawijaya,
Drs., M. S. .
“Harapannya agar penanaman ini tidak hanya sampai disini, semoga apa yang
ditanam bisa bermanfaat bagi saya sendiri ataupun yang lainnya dan masyarakat
kampus Unsil,” tutur salah satu peserta penanaman, Hanifah dari Jurusan
Agribisnis 2017.(Dzulraqi)


No comments:
Post a Comment