Di media sosial, Sabtu (14/11/15) tagar #prayforparis tak
henti-hentinya disuarakan. Mereka berdoa untuk korban yang meninggal. Data
terakhir ada 153 orang meninggal dunia akibat serangan kelompok bersenjata. Tak hanya itu saja, sejumlah kota
bahkan ada yang memasang lampu berwarna bendera Prancis, seperti di San
Francisco dan New York.
Tepat Jum’at
(13/11) malam, kota romantis tersebut digemparkan dengan serangkaian rentetan
bom yang diduga dilakukan oleh sejumlah teroris. Atas tragedi mengerikan itu,
sejumlah tokoh dunia seperti David Cameroon (Perdana Mentri Inggris), Hillary
Clinton (mantan Menlu AS), Ban Ki-moon (Sekjen PBB), hingga Barack Obama juga
turut berduka dan mengomentari tragedi tersebut.
“Sekali lagi kita kita telah melihat upaya teror mengerikan di Prancis.
Prancis merupakan sekutu tertua kami dan kami berdiri bersama-sama dengan
mereka,” ujar Obama, seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (14/11).
Beberapa orang juga menyampaikan kutukan kepada pelaku
penyerangan. Mereka menyebut penyerangan tak ada kaitan dengan agama.
Penyerangan Paris ada pelaku kelompok jahat.
sumber info : Detikcom
(Risyal Saputra/Gemercik)

Kaga kebaca min tulisannya item kebwahnya putih
ReplyDelete