Tasikmalaya-
Kehilangan sebuah barang di tempat tersembunyi mungkin sudah biasa,
tapi kehilangan di tempat umum itu menjadi pertanyaan, apalagi tempat ibadah
seperti masjid. Peristiwa ini terjadi pada saat berjamaah shalat Magrib pada selasa (17/11). Pada waktu itu semua jamaah sedang khusu’ berdo’a,
Sopyan Solehudin sang korban kehilangan laptop tersebut baru menyadari ketika
hendak membawa tasnya, yang diketahui tasnya tersebut menjadi ringan, dan
melihat bahwa di tas nya itu sudah tidak berisikan laptop yang tadi dibawanya
ke masjid.
Peristiwa
ini memang sering terjadi akibat kurangnya kewaspadaan dari para korban,dan
menurut data dari DKM (Dewan Pengurus Masjid) kejadian ini sering terjadi
sekitar satu bulan sekali. Modus dalam pencurian ini memang belum diketahui
secara pasti, namun ada kemungkinan menyebutkan bahwa, pencurian ini dilakukan
bukan hanya satu orang melainkan oleh kelompok tertentu. Kejadian ini terjadi
di pinggir pintu masuk dari arah laki laki, yang merupakan titik rawan
hilangnya barang.
“Memang
dari pihak DKM sendiri sudah sering mengingatkan kepada para jamaah untuk
menyimpan barang berharga di tempat penyimpanan masjid, dan selalu di suarakan
pada waktu magrib dan isya”, ujar Ajis salah satu pengurus DKM. Notebook Axio
yang merupakan barang yang hilang tersebut, sedang di cari oleh pihak DKM dan juga Security. Dan rencana dari pihak DKM
sendiri akan mengambil langkah insiatif untuk memasang CCTV untuk meminimalisir
kejadian ini terulang kembali.
(Rijal Awalul Djamal / Pers
Mahasiswa)

No comments:
Post a Comment